Search

LEVEL KUANTA TECHNOLOGY AND LEVEL KUANTA MASTERING ENGLISH

LEVEL KUANTA TECHNOLOGY

The innovative technology which is taken and becomes the basis of learning methodology that is developed is called Level Kuanta Technology. This technology focuses on the process of digitizing and transforming science in the level energy.

This technology is formed from the some elements of basic paradigm, The First: the fact that the view of quantum world; the composition of element on all things in this world is energy that vibrates in a certain frequency. The faster its vibration, the more it can’t be caught by five senses. On the contrary the more slowly it vibrates, the more it looks and can be caught by five senses. In this paradigm, the science is categorized also as a ‘thing’ that also has its composition of element, it is energy which has very high vibration.

Secondly: mind technology; the mind operates in a certain way specifically and naturally. All information, and also science, are processed and kept in a specific way too. In consequence of it, managing on the way of the mind operates extremely determines the success of learning process, especially managing on the potency of this extraordinary mind, namely the subconscious mind. Here all information on the automatic level is recorded. The purpose of learning science is the mastery of it on the automatic level in the end, which is the function of the subconscious mind. So the completely right understanding on the way of the subconscious mind operates is much needed for the success of learning process.

The Third: computer technology; in the way of mind operates, there are a large number of processes like the computerizing process done by computer, however it is in the far more sophisticated and faster level. Separating between recording phase and that of utilizing data or information determines the success of learning, as different phase means different way of how to manage it. They cannot be mixed up, for they will result difficulties in the learning process that can cause low level of learning success.

 

LEVEL KUANTA MASTERING ENGLISH

Level Kuanta Mastering English is a new bound and breakthrough in learning English methodology. This method has been formed and being developed from the special quality application of Technology Level Kuanta, which focuses on the digitizing process on science in the energy level.

When it is noticed or learned from the procedure of the mind operates, generally the mastering process on any science and skill is carried out through 4 levels:

 

  1. Unconscious-Incompetent
  2. Conscious-Incompetent
  3. Conscious-Competent
  4. Unconscious-Competent

 

Level II and level III are the most uncomfortable phases. In these phases commonly the people mobilize their power, mind, and concentration to master a skill; usually by memorizing, reading often times, doing the tests etc. Although they have mastered it, They haven’t been accustomed and still have worry to do things that make failure.

In its learning methodology, Level Kuanta Mastering English carries out the accelerated process, moreover it can also be said to do by-passing learning process from level I goes straight on level IV. Level II and III are by-passed in a short time, so the learning process can be comfortable and enjoyable. Consequently, the learning activities which are commonly thought not nice, difficult, mobilizing lots of power, mind, and concentration are changed into an enjoyable nice process, so it becomes a need. Learning must not be tense and excited with enthusiasm any more, but it’s enough to do calmly, without being tense and comfortably, for science is power, comfort, and spirit, not a heavy burden which must be born. It should strengthen, not burden, not be boring or even be tiring.


 

 

TEKNOLOGI LEVEL KUANTA AND LEVEL KUANTA MASTERING ENGLISH

 

TEKNOLOGI LEVEL KUANTA

Inovasi teknologi yang diambil dan menjadi basis bagi metodologi pembelajaran yang dikembangkan dinamakan Teknologi Level Kuanta. Teknologi ini bertumpu pada proses digitalisasi dan transformasi ilmu di level energi.

Teknologi ini dibangun dari beberapa unsur paradigma dasar, Pertama: fakta bahwa dalam pandangan dunia kuantum; unsur penyusun semua benda di dunia ini adalah energi yang bervibrasi dengan frekuensi tertentu. Semakin tinggi vibrasinya, semakin tidak bisa ditangkap oleh panca indra. Sebaliknya, semakin rendah vibrasinya, semakin terlihat dan mampu ditangkap oleh panca indra. Dalam paradigma ini, ilmu dikategorikan pula sebagai ‘benda’ yang juga ada unsur penyusunnya, yaitu energi yang memiliki vibrasi sangat tinggi.

Kedua: Teknologi otak; bahwa otak bekerja dengan cara tertentu yang sangat spesifik dan alamiah. Semua informasi, termasuk juga ilmu, diolah dan disimpan dengan cara tertentu pula. Sebagai konsekuensinya, perhatian terhadap cara kerja otak ini sangat menentukan keberhasilan sebuah proses pembelajaran, terutama perhatian terhadap potensi bagian otak yang sangat luar biasa, yaitu otak bawah sadar. Disinilah semua informasi pada tingkatan otomatis disimpan. Tujuan pembelajaran sebuah ilmu pada akhirnya adalah penguasaannya pada tingkatan otomatis, yang merupakan fungsi dari otak bawah sadar. Jadi pemahaman yang benar terhadap cara bekerja otak bawah sadar ini sangatlah dibutuhkan untuk keberhasilan proses pembelajaran.

Ketiga: Teknologi computer; Dalam cara otak bekerja, terdapat banyak sekali proses-proses yang mirip proses komputerisasi yang dilakukan komputer, akan tetapi ia dalam taraf yang jauh lebih canggih dan jauh lebih cepat. Pemisahan antara proses recording (merekam) dan proses utilizing (menggunakan) data atau informasi amatlah menentukan keberhasilan proses pembelajaran, karena berbeda tahapan berarti berbeda pula perlakuannya. Tidak bisa dicampur-adukkan, karena hanya akan menghasilkan kesulitan dalam proses belajar yang berdampak pada rendahnya tingkat keberhasilan pembelajaran.

 

LEVEL KUANTA MASTERING ENGLISH

Level Kuanta Mastering English adalah sebuah lompatan dan terobosan baru dalam metode pembelajaran bahasa Inggris. Metode ini dibangun dan dikembangkan dari pemanfaatan keunggulan-keunggulan Teknologi Level Kuanta, yang menitikberatkan pada proses digitalisasi (pemaknaan dalam) terhadap ilmu di level energi.

Bila dilihat dari cara bekerja otak, pada umumnya proses penguasaan (mastering) terhadap sebuah keilmuan dan skill / keterampilan apapun dilakukan melalui 4 level:

  1. Unconscious – Incompetent

(seseorang tidak menyadari kalau dia tidak memiliki kemampuan).

  1. Conscious – Incompetent

(menyadari kalau tidak mampu) sehingga melakukan proses belajar.

  1. Conscious – Competent

(menyadari kalau sudah memiliki kemampuan) karena proses belajar.

  1. Unconscious – Competent

(tidak menyadari lagi dalam menggunakan kemampuannya), karena skill atau keilmuannya sudah memasuki level otomatis dan tersimpan dibawah sadar.

Level II dan level III adalah tahapan yang paling tidak nyaman. Pada tahap ini pada umumnya orang mengerahkan tenaga, pikiran, dan konsentrasinya untuk menguasai sebuah ketrampilan; biasanya dengan menghafal, membaca berulang-ulang, mengerjakan latihan-latihan, dan sebagainya. Meskipun mereka sudah menguasainya, mereka belum terbiasa dan masih ada rasa kekhawatiran hal-hal yang membuat kegagalan.

Dalam metode pembelajarannya, Level Kuanta Mastering English melakukan proses percepatan / akselarasi, bahkan bisa juga dikatakan melakukan by-pass (mempersingkat) proses pembelajaran dari level I langsung ke level IV. Level I dan III dipotong / dilalui dengan cepat, sehingga proses belajar menjadi sangat mudah dan menyenangkan. Akibatnya, aktivitas belajar yang secara umum dianggap tidak nyaman, sulit, mengerahkan banyak tenaga, pikiran, dan konsentrasi dirubah sedemikian rupa menjadi sebuah proses yang asyik dan menyenangkan, sehingga menjadi sebuah kebutuhan. Belajar tidak lagi harus “berdarah-darah”, namun cukup dilakukan dengan tenang, rileks, dan menyenang-kan, sebab ilmu adalah kekuatan, kenikmatan, dan semangat, bukan beban berat yang terpaksa harus dijalani. Ia seharusnya menguatkan bukan malah membebani, membosankan, atau malah melelahkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *